6 Cara Mendapatkan Penawaran Akurat Proyek Partisi Toilet

Pernah merasa bingung kenapa penawaran harga partisi toilet yang kamu terima harganya bisa beda-beda jauh? Kamu mungkin tergoda memilih yang paling murah, tapi muncul rasa was-was takut kualitasnya jelek atau tiba-tiba ada banyak biaya tambahan.

Kunci untuk menghindari masalah itu ada di satu hal: seberapa jelas kamu memberikan informasi di awal. Semakin detail permintaanmu, semakin akurat penawaran yang akan kamu dapatkan.

Cara Mendapatkan Penawaran Harga Partisi Toilet yang Akurat

Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa kamu ikuti untuk memastikan penawaran yang kamu terima sesuai dengan harapan dan anggaran.

1. Tentukan Lingkup Pekerjaan dengan Jelas

Ini adalah kesalahan yang paling sering terjadi. Kamu mungkin hanya mengirim pesan, “Butuh 10 unit partisi toilet, berapa harganya?” Vendor akan bingung, karena mereka tidak tahu ini proyek di gedung baru atau renovasi.

Kalau renovasi, apakah vendor juga harus membongkar partisi lama? Pekerjaan bongkar itu ada biayanya sendiri. Jelaskan di awal dengan detail:

a. Lokasi Proyek

Jangan hanya sebut nama kota. Tuliskan alamat lengkap, nama gedung, dan lantai keberapa. Informasi ini sangat penting bagi vendor untuk menghitung biaya logistik dan mobilisasi tim.

Biaya pemasangan di lantai 20 gedung tanpa lift barang tentu akan berbeda dengan pemasangan di ruko lantai dasar yang aksesnya mudah.

b. Jumlah Unit

Tuliskan total unit cubicle yang kamu butuhkan secara pasti. Jumlah unit sangat mempengaruhi harga satuan.

Memesan 50 unit sekaligus tentu akan mendapatkan harga per unit yang lebih murah dibandingkan memesan 2 unit, karena vendor bisa lebih efisien dalam produksi dan instalasi.

c. Jenis Pekerjaan

Ini krusial. Jelaskan apakah ini pemasangan baru di lokasi kosong (gedung baru), atau renovasi?

Jika ini renovasi, tegaskan apakah vendor juga bertanggung jawab untuk membongkar (dismantling) partisi lama. Pekerjaan pembongkaran dan pembuangan puing adalah biaya tambahan yang harus diperhitungkan.

d. Batasan Pekerjaan

Sebutkan pekerjaan apa yang TIDAK termasuk dalam lingkup kerja vendor partisi. Ini untuk menghindari salah paham di kemudian hari.

Contoh: “Pekerjaan sipil (perbaikan dinding/lantai), instalasi pipa air, dan penarikan listrik sudah disediakan oleh tim kami.” Ini membuat vendor bisa fokus menghitung biaya partisi saja.

2. Berikan Gambar Denah atau Layout Akurat

Vendor bukan peramal; mereka perlu “peta” untuk menghitung berapa banyak material panel yang dibutuhkan. Kamu tidak perlu membuat gambar teknis (shop drawing) yang rumit.

Cukup denah sederhana tapi akurat, yang berisi informasi berikut:

a. Ukuran Ruangan

Cantumkan ukuran total ruangan (Panjang x Lebar x Tinggi Plafon) yang sudah pasti. Ukuran ini adalah dasar utama perhitungan Bill of Quantities (BoQ) atau rincian volume material.

Semakin akurat ukurannya, semakin akurat jumlah panel yang dihitung.

b. Tata Letak

Gambarkan posisi yang kamu inginkan untuk kloset, urinoir, dan wastafel. Ini akan menentukan konfigurasi partisi.

Tata letak juga akan menentukan arah bukaan pintu (ke dalam atau ke luar), yang penting untuk kenyamanan dan keamanan pengguna.

c. Elemen Penting

Beri tanda jika ada elemen-elemen di dalam ruangan seperti tiang kolom, balok, atau jendela. Vendor harus tahu ini dari awal.

Jika ada tiang di tengah dinding, panel phenolic harus dipotong custom di lokasi, yang membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Biaya untuk ini harus masuk dalam penawaran sejak awal, bukan sebagai biaya tambahan.

3. Pilih Spesifikasi Material Panelnya

Partisi toilet” itu materialnya beda-beda, dan harganya juga beda jauh. Jangan biarkan vendor yang berasumsi dan memilihkan untukmu, karena pilihan material sangat mempengaruhi anggaran.

Berikut adalah material yang paling umum di pasaran:

MaterialKarakteristik UtamaRekomendasi Penggunaan
Phenolic BoardPaling populer, tahan air, awet, anti gores, banyak warna.Mal, bandara, kantor (area lalu lintas tinggi).
PVCPaling ekonomis, 100% tahan air, ringan.Proyek hemat anggaran, toilet basah, pabrik.
Kaca (Tempered)Tampilan sangat mewah dan modern.Kantor premium, hotel bintang lima.
Wooden (Lapis HPL)Tampilan motif kayu bagus.Tidak disarankan untuk toilet umum/basah karena intinya (kayu olahan) rentan air dan lembap.

Tentukan pilihanmu di awal. Misalnya, katakan dengan jelas, “Saya minta penawaran menggunakan material Phenolic Board tebal 12 mm.”

4. Jangan Sepelekan Spesifikasi Hardware

Ini adalah “jebakan” paling umum dalam penawaran. Dua penawaran partisi phenolic bisa beda harga 15%, dan seringkali penyebabnya adalah hardware.

Kamu mungkin melihat dua penawaran, sama-sama tertulis “Hardware Stainless Steel”. Tapi, Vendor A yang lebih murah mungkin memakai Stainless Steel (SS) 201, sementara Vendor B yang lebih mahal memakai Stainless Steel (SS) 304.

SS 201 itu memang lebih murah, tapi kandungan nikelnya rendah sehingga lebih gampang berkarat, apalagi di lingkungan lembap seperti toilet. Sebaliknya, SS 304 jauh lebih superior dan tahan karat.

Minta dengan spesifik. Contoh: “Semua hardware (engsel, kunci indikator, kaki) wajib menggunakan Stainless Steel SUS 304.” Ini memastikan kamu mendapatkan kualitas yang tahan lama, bukan yang berkarat dalam 6 bulan.

5. Kirimkan Foto Kondisi Lapangan

Kadang gambar denah saja tidak cukup. Foto kondisi asli lapangan sangat membantu vendor untuk mengantisipasi masalah di lokasi.

Ambil beberapa foto area toilet yang akan dipasang, tunjukkan kondisi dinding, lantai, dan plafon apa adanya. Lewat foto, vendor bisa melihat apakah dindingnya tampak miring, lantainya bergelombang, atau ada jalur pipa yang mungkin menghalangi.

Ini membantu mereka mengantisipasi tingkat kesulitan pemasangan sejak awal. Jika lantai terlihat sangat tidak rata, mereka bisa memberi catatan bahwa perlu ada pekerjaan perataan lantai (screeding) terlebih dahulu.

6. Minta Rincian Penawaran Bukan Harga Total Saja

Kamu mungkin dapat 3 penawaran: Vendor A Rp 50 juta (Lump Sum), Vendor B Rp 45 Juta, Vendor C Rp 52 Juta. Sulit untuk dibandingkan jika hanya melihat angka totalnya.

Minta mereka merinci harganya dalam format Bill of Quantities (BoQ) atau tabel rincian. Minta mereka memisahkan biaya untuk beberapa komponen kunci:

a. Harga Material

Minta rincian harga panel (biasanya per m²) dan harga daun pintu (biasanya per unit). Ini menunjukkan transparansi harga bahan baku utama.

b. Harga Hardware

Ini sangat penting. Dengan meminta harga hardware dirinci per set, kamu bisa memvalidasi apakah harga tersebut wajar untuk kualitas yang kamu minta (misalnya SUS 304).

Jika harga hardware sangat murah, kamu patut curiga mereka menggunakan material di bawah standar.

c. Biaya Jasa

Biaya jasa harus dipisah. Ini mencakup biaya tenaga kerja untuk instalasi atau pemasangan.

Kamu bisa menilai kewajaran biaya ini dan membandingkannya antar vendor.

d. Biaya Lain-lain

Pastikan apakah sudah termasuk biaya transportasi material, mobilisasi alat, atau akomodasi tim instalasi (jika proyek di luar kota).

Sebuah penawaran bisa terlihat murah di harga material, tapi membengkak di “Biaya Lain-lain” ini. Meminta rincian akan membuat semuanya transparan.


Mendapatkan penawaran yang akurat itu intinya soal komunikasi dan kejelasan. Semakin kamu detail di awal, semakin kecil kemungkinan ada “kejutan” biaya tak terduga di akhir.

Ini memang butuh sedikit usaha lebih di depan, tapi percayalah, ini akan menghemat banyak uang, waktu, dan sakit kepala saat proyekmu berjalan nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

Popular Posts

  • 5 Fungsi Kusen yang Menjaga Keawetan Pintu Engineering
    5 Fungsi Kusen yang Menjaga Keawetan Pintu Engineering

    Pernah kesal karena pintu engineering baru kamu tiba-tiba jadi seret, susah dikunci, atau suara dari luar masih saja bocor? Kamu mungkin langsung menyalahkan daun pintunya, padahal biang keladinya sering kali ada di komponen yang terabaikan: kusen. Kusen yang tepat sangat menentukan apakah pintu engineering kamu akan awet dan berfungsi sempurna selama bertahun-tahun. Yuk, kita bahas…

  • 6 Cara Mendapatkan Penawaran Akurat Proyek Partisi Toilet
    6 Cara Mendapatkan Penawaran Akurat Proyek Partisi Toilet

    Pernah merasa bingung kenapa penawaran harga partisi toilet yang kamu terima harganya bisa beda-beda jauh? Kamu mungkin tergoda memilih yang paling murah, tapi muncul rasa was-was takut kualitasnya jelek atau tiba-tiba ada banyak biaya tambahan. Kunci untuk menghindari masalah itu ada di satu hal: seberapa jelas kamu memberikan informasi di awal. Semakin detail permintaanmu, semakin…

  • 5 Faktor Penentu Harga Partisi Cubicle Toilet per Meter
    5 Faktor Penentu Harga Partisi Cubicle Toilet per Meter

    Lagi mencari harga partisi cubicle toilet tapi malah pusing sendiri? Kamu mungkin menemukan penawaran yang harganya sangat murah, tapi di sisi lain ada yang harganya jutaan rupiah per meter. Wajar kalau bingung, karena istilah “harga per m²” ternyata punya banyak arti. Biar kamu nggak salah hitung anggaran dan bisa membandingkan penawaran secara adil, mari kita…

Categories

Tags